Sekretariat
Sekretariat mengelola data Penggerak, majelis, donatur, dan wilayah garapan, mengirim pesan siaran kepada donatur, serta menyusun agenda bulanan LCA.
Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Kami mendata, mengajar, mewakafkan mushaf, dan memuliakan guru ngaji. Semua layanan LCA kepada masyarakat tidak memungut biaya.
Angka kumulatif per Juni 2026, sebagaimana dilaporkan di situs donasi GENCAR. Wilayah garapan per Agustus 2026 dari Laporan Sekretariat.
Kajian, murattal, dan kabar sensus setiap pekan. Ketuk ikon untuk langsung membuka.







Uraian kerja dan data terbaru setiap departemen.
Selengkapnya →Setiap IduladhaDari proposal ke masjid sampai daging terkemas 1 kg.
Selengkapnya →Kegiatan tahunanAgenda yang mempererat santri, guru, dan Penggerak.
Selengkapnya →Rangkuman mushaf digital, murattal, kelas daring, AI penyimak bacaan, AI tanya-jawab, hoaks dan deepfake, beserta sikap MUI dan NU.
Baca kajian → Dasar PemikiranSiapa yang bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat?
WakafSandal di rumah selalu cukup. Mushaf belum tentu.
Pendataan dari rumah ke rumah: kepemilikan mushaf, kemampuan dan kebiasaan membaca.
Selengkapnya → GratisGuru ngaji datang ke rumah. Waktu dan tempat diatur peserta.
Selengkapnya → Satu muslim satu mushafMushaf diantar ke rumah penerima, lalu didampingi tadarus online.
Selengkapnya → Ihsanul Mas'ulPembinaan ilmu dan kesejahteraan guru ngaji kampung.
Selengkapnya →pertemuan belajar (KBM) dalam sebulan, naik 14% dari Juli.
majelis aktif di tiga kantor, naik 9% dari Juli.
donatur Tafaqur yang dikunjungi petugas setiap bulan.
tersensus dalam Sensus Reborn Desa Tanimulya.
Kiprah Lembaga Cerdas Al-Qur'an dimulai dengan menggelar GENCAR Cilame pada akhir tahun 2007. Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, menjadi proyek percontohan sensus Al-Qur'an dengan target 15 ribu responden di 25 RW.
LCA berada di bawah Yayasan Al-Kalam. Kami bukan lembaga yang menunggu umat datang ke masjid. Kami mendatangi rumah demi rumah, menanyakan apakah keluarga itu punya mushaf, apakah bisa membaca, dan apakah rutin tadarus. Dari jawaban itulah layanan kami bergerak: mushaf diantar, guru ngaji dikirim, dan motivasi diberikan.
Sensus Al-Qur'an pertama di Desa Cilame, Ngamprah, Bandung Barat, dengan target 15 ribu responden di 25 RW.
Badan hukum yayasan disahkan Kemenkumham.
Kantor Pusat berjalan dengan Departemen Sensus, Pendidikan, Tafaqur, Wakaf, dan Kiprah Muslimah, menjalankan 15 program GENCAR dan 3 program pendukung. Penggerak eksternal tercatat 628 orang.
Departemen keenam dibentuk untuk menguatkan ekonomi para Penggerak.
Kantor Cabang pertama dibuka di Cipatat. Departemen IT dibentuk, dan Imtihan santri digelar untuk pertama kalinya.
Komunitas Kaca Cermin dibentuk. Relawan guru ngaji mencapai 95 orang, majelis 739, dan santri 1.848.
Kantor Cabang Cimahi dibuka di Citeureup, dan Pesantren Kilat digelar untuk pertama kalinya.
Kantor Cabang Katapang dibuka. GENCAR mendapat enam surat rekomendasi MUI dan Kemenag, dan Sensus Cilame diulang hingga tuntas 25 RW.
Komunitas Kaca Patri dibentuk, dan Kancab Cimahi pindah ke Padasuka. Penggerak eksternal rata-rata 6.456 per bulan, tertinggi sepanjang sejarah LCA.
LCA mulai siaran langsung, lalu menggelar Sosialisasi GENCAR Rancatungku (21 Oktober 2025) bersama Pemerintah Desa dan MUI setempat.
Aplikasi LCA Online dan aplikasi petugas diperbarui, Desa Tanimulya disensus ulang, dan gerakan GEMAR diperkenalkan. Jangkauan GENCAR kini 85 desa/kelurahan.
Rata-rata per bulan menurut Linimasa Sekretariat: internal (pengurus, petugas, guru ngaji) dan eksternal (donatur, majelis, responden)
Setiap gerakan dan departemen LCA memiliki logo sendiri. Semuanya memakai lingkaran hitam-kuning dan bulan sabit yang sama, dengan semboyan "Mengajak masyarakat memperhatikan Al-Qur'an".
Hasil sensus LCA di empat desa Kecamatan Pameungpeuk, Kab. Bandung (1446–1447 H), menunjukkan bahwa kepemilikan mushaf di tingkat keluarga masih jauh dari satu muslim satu mushaf:
Persentase responden yang memiliki mushaf, dan yang memiliki mushaf terjemah
Sumber: Proposal Wakaf Al-Qur'an LCA, Mei 2026.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Al-Qur'an menjadi acuan bertindak yang terbebas dari kesalahan:
لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ ۖ تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ ٤٢
"Yang tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji."
QS. Fushshilat: 42Dan dengan Al-Qur'an, tindakan menjadi tepat, karena Allah menurunkan Kitab untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan (QS. Al-Baqarah: 213).
Menjadi lembaga apresiasi Al-Qur'an yang artikulatif dalam kehidupan masyarakat.
Perhatian untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur'an, dan penghargaan kepada lembaga serta insan yang peduli kepada Al-Qur'an.
Jelas berbahasa (kahartos) dan nyata berkarya (karaos).
Tidak berhenti di masjid, pondok pesantren, sekolah, bangku kuliah, seminar, atau ceramah.
Mengarahkan perhatian masyarakat terhadap Al-Qur'an untuk memiliki dan memberi, membaca dan menghafal, belajar dan mengajar, serta membimbing dan mengamalkan Al-Qur'an.
| Pasangan misi | Pertanyaan yang kami ajukan kepada umat |
|---|---|
| Memiliki & memberi | Sudah yakinkah kita: satu muslim = satu Al-Qur'an? Adakah pendataan dari pihak yang berkompeten? |
| Membaca & menghafal | Benarkah setiap muslim bisa membaca Al-Qur'an, sesuai tajwid, rutin tadarus, dan memiliki hafalan? |
| Belajar & mengajar | Benarkah jumlah guru ngaji sesuai kebutuhan? Sudahkah guru ngaji berkonsentrasi penuh mendidik santri seperti guru sekolah? |
| Membimbing & mengamalkan | Yang sudah punya mushaf peduli kepada yang belum punya. Yang sudah bisa membaca peduli kepada yang masih buta huruf Al-Qur'an. |
Susunan pengurus sebagaimana tercantum dalam Proposal Wakaf Al-Qur'an, Mei 2026.

Di LCA, para Penggerak disebut Ihsanul Mas'ul: pengurus harian, petugas Tafaqur, relawan guru ngaji, dan petugas sensus. Per Agustus 2026, Penggerak internal LCA terdiri atas:
| Penggerak | Kantor Pusat | Kancab 1 | Kancab 2 | Kancab 3 |
|---|---|---|---|---|
| Pengurus harian | 5 | 1 | 3 | 6 |
| Petugas Tafaqur | 4 | 1 | 5 | 27 |
| Relawan guru ngaji | 30 | 5 | 31 | 15 |
| Petugas sensus | 0 | 0 | 1 | 0 |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026 (bulan buku 26 Juli – 25 Agustus).
Yayasan Al-Kalam berbadan hukum dengan Surat Keputusan Kemenkumham. Program GENCAR telah mendapat rekomendasi dari pihak yang berkompeten:
| Lembaga | Nomor surat | Tanggal |
|---|---|---|
| MUI Kab. Bandung Barat | Rek.010/DP-MUI.KBB/II/2022 | 23 Februari 2022 |
| Kemenag Kab. Bandung Barat | 1236/Kk.10.26/3/PP.00/03/2022 | 18 Maret 2022 |
| MUI Provinsi Jawa Barat | Rek-173/DP.P-XII/IV/2022 | 5 April 2022 |
| Kemenag Provinsi Jawa Barat | 2500/Kw.10.7/3/BA.00/IV/2022 | 6 April 2022 |
| MUI Kab. Bandung | Rek-009/DP-D.XII/IV/2022 | 18 April 2022 |
| Kemenag Kab. Bandung | B-2106/Kk.10.4/03/BA.04/4/2022 | 25 April 2022 |
Penelitian akademik juga pernah mengkaji manajemen LCA, yaitu "Penerapan Fungsi Manajemen Lembaga Cerdas Al-Quran di Bandung Barat" dalam Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah UIN Sunan Gunung Djati, Vol. 8 No. 1 (2023). Penelitian itu menilai perencanaan LCA tersusun sistematis dan pengawasannya dilakukan lewat observasi langsung ke lapangan.
GENCAR bertujuan mengarahkan perhatian masyarakat muslim agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keberadaan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Program pertama dan utama.
02Gratis, guru datang ke rumah.
03Satu muslim satu mushaf.
04Ilmu dan kesejahteraan guru.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Sensus Al-Qur'an adalah pendataan kepada setiap muslim dalam komunitas masyarakat, untuk mengetahui tingkat kepemilikan Al-Qur'an serta kemampuan dan kebiasaan membaca dan mempelajarinya.

Setiap individu dalam satu KK yang berusia 13 tahun ke atas (kelas 1 SMP). Pertanyaan diajukan kepada salah seorang anggota keluarga, dan semua data berdasarkan pengakuan.
| Butir sensus | Pilihan jawaban |
|---|---|
| Jumlah anggota keluarga | Hanya usia baligh ke atas |
| Kepemilikan Al-Qur'an | Terjemah dan tanpa terjemah |
| Kemampuan membaca | Buta huruf, kurang lancar, lancar, sesuai tajwid |
| Kebiasaan membaca | Setiap hari, seminggu sekali, kadang-kadang, tidak pernah |
| Kehadiran di majelis | Seminggu sekali, sebulan sekali, kadang-kadang, tidak pernah |
Mencatat kondisi Al-Qur'an keluarga.
Wakaf mushaf dan pendidikan baca Al-Qur'an.
Mengajak keluarga kembali dekat dengan Al-Qur'an.
Ikut berinfak lewat Tafaqur.
Lihat hasil sensus terbaru di Sensus Reborn Tanimulya.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Kegiatan belajar Al-Qur'an bagi siapa pun yang ingin bisa membaca, agar masyarakat muslim terbebas dari buta huruf Al-Qur'an. Gratis, tanpa iuran, untuk majelis di desa yang sudah disensus GENCAR (lihat ketentuan layanan gratis).

Dari lapangan, kami menemukan bahwa tidak setiap RT/RW memiliki TK/TPA atau majelis taklim. Iuran menjadi kendala bagi sebagian orang tua. Jumlah guru ngaji tidak sebanding dengan jumlah murid. Remaja dan orang tua sering malu belajar bersama anak-anak, dan jadwal majelis tidak selalu cocok. Karena itu metode, waktu, dan tempat belajar diatur oleh peserta.
Mengenal huruf hijaiyah dan harakat.
Membaca susunan huruf menjadi kata dan ayat.
Memperbaiki bacaan sesuai tajwid.
Menghafal dan memahami Al-Qur'an.
| Kantor | Majelis aktif | Santri | KBM / bulan |
|---|---|---|---|
| Kantor Pusat | 135 | 524 | 1.099 |
| Kancab 1 Cipatat | 34 | 44 | 259 |
| Kancab 2 Katapang | 207 | 332 | 1.653 |
| Jumlah | 376 | 900 | 3.011 |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026. Kancab 3 Cimahi mencatat 16 KBM pada periode yang sama.
Pendaftaran santri dan guru ngaji dilakukan melalui aplikasi LCA Online di Play Store.
Semua layanan GENCAR kepada masyarakat gratis: sensus, wakaf mushaf, dan guru ngaji yang datang ke rumah. Agar layanan merata ke semua desa, sejak 2024 LCA menerapkan kebijakan pemerataan layanan gratis. Sebelum 2024, banyak majelis belajar gratis bertahun-tahun, sehingga keluarga lain yang baru membutuhkan sulit mendapat guru.
| Kondisi | Layanan pendidikan |
|---|---|
| Majelis di desa/RW/RT yang sudah disensus GENCAR | Gratis selama masa belajar 1 tahun |
| Masa belajar sudah lewat 1 tahun | Boleh melanjutkan sebagai Majelis Mandiri (berbayar), agar kuota gratis bisa dipakai majelis baru |
| Di luar wilayah desa yang sudah disensus | Majelis mandiri (berbayar) sampai desanya masuk program GENCAR |
| Desa/RW/RT yang menolak program GENCAR | Majelis mandiri (berbayar) |
Per 8 September 2026 tercatat 376 majelis aktif. Pada Agustus 2026, 35 majelis telah menyelesaikan masa gratis satu tahunnya, dan 10 majelis belajar sebagai Majelis Mandiri.
Pelatihan berkala bagi pengajar, calon pengajar, dan peserta yang belum bisa membaca sama sekali. Selain mempercepat belajar, training ini melahirkan pengajar-pengajar baru.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
LCA menerima dan menyalurkan wakaf Al-Qur'an kepada siapa pun yang membutuhkan. Penerima ditentukan dari data sensus, sehingga mushaf sampai ke rumah yang memang belum memilikinya.

Ukuran A5 dan A4.
Ukuran A4, nyaman untuk lansia.
Ukuran A5, untuk santri pemula.
Harga menurut Proposal Wakaf Al-Qur'an, Mei 2026. Tersedia juga mushaf terjemah bahasa Sunda dan Juz 'Amma. Target penyaluran 100 mushaf per bulan untuk setiap jenis.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Upaya memperhatikan guru ngaji, baik kualitas keilmuannya maupun kesejahteraan diri dan keluarganya, agar guru ngaji bisa berkonsentrasi penuh mendidik santri tanpa harus tengok kanan-kiri memenuhi kebutuhan ekonomi.
Pembinaan rutin, Diklat Kode Etik Guru Ngaji, dan Training for Trainer Tajwid.
Insentif bulanan berdasarkan pertemuan belajar yang diampu.
Bantuan beras rutin untuk guru dan keluarga.
Guru ngaji beserta keluarganya diajak rihlah ke tempat wisata, sebagai tanda terima kasih dan penyegar setelah setahun mengajar.
Tonton videonyaPer Agustus 2026, LCA didukung 66 relawan guru ngaji di Kantor Pusat dan dua Kantor Cabang, ditambah 15 relawan di Kancab 3 Cimahi. Mereka mengampu 3.011 pertemuan belajar dalam sebulan.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
HR. Bukhari no. 5027Mengajar ngaji di kampung adalah kerja sunyi yang berlangsung sepanjang tahun. Sebagai bentuk kepedulian, LCA mengajak para guru ngaji beserta istri, suami dan anak-anaknya berekreasi bersama ke tempat wisata. Rihlah menjadi ruang syukur, mempererat ukhuwah antarguru, sekaligus membahagiakan keluarga yang selama ini merelakan waktu mereka untuk santri.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Pendataan kepemilikan, kemampuan, dan kebiasaan membaca Al-Qur'an.
Belajar gratis, waktu dan tempat diatur peserta.
Satu mushaf untuk satu muslim.
Melahirkan pengajar baru dan mempercepat belajar.
Pos kerja sama perorangan atau lembaga untuk memperluas layanan.
Petugas menanyakan "tadarusnya sudah sampai mana?" secara berkala.
Kualitas ilmu dan kesejahteraan guru ngaji.
Safari ke majelis taklim dan TPA dengan gebyar hadiah spontan.
Misalnya santunan biaya melahirkan bagi ibu hamil yang khatam Al-Qur'an selama kehamilan.
Wawancara spontan tentang Al-Qur'an di keramaian, berhadiah menarik.
Menyimak hafalan siapa pun yang ingin menjadi hafidz/hafidzah.
Menyiapkan generasi tahfidz di lembaga pendidikan Al-Qur'an.
Untuk siswa dan mahasiswa yang memiliki hafalan.
Penghargaan bagi insan dan lembaga yang berdedikasi pada Al-Qur'an.
Mengasah pengetahuan Al-Qur'an di sekolah dan masyarakat.
Santunan bahan pangan dan lauk-pauk untuk fakir, miskin, janda, dan yatim.
Santunan papan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.
Dana hibah dan pinjaman tanpa bunga untuk pengusaha kecil.
Gerakan Memahami Arti Kata Al-Qur'an (GEMAR) melanjutkan GENCAR: setelah umat bisa membaca, langkah berikutnya adalah memahami arti setiap kata yang dibaca.
LCA juga mengelola Koperasi Syariah "Mitra Berkah", Perpustakaan Cerdas, Wakaf Balai Al-Qur'an, serta komunitas Kiprah Muslimah, Kaca Cermin, dan Kaca Patri.
| Kegiatan | Volume | Satuan biaya | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Total anggaran program utama dan pendukung | Rp761.500.000 |
Sumber: Proposal GENCAR, Bab VII.
Tulisan singkat berdasar dalil, ditulis untuk jamaah, guru ngaji, dan donatur LCA.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Dulu Al-Qur'an dibawa di dada para huffazh dan di lembaran mushaf. Hari ini ia juga hadir di layar ponsel, kelas daring, bahkan di mesin kecerdasan buatan yang bisa menyimak bacaan kita. Teknologi berubah sangat cepat, tetapi tugas kita tetap sama: membaca, mempelajari, mengamalkan, dan mengajarkan Kalamullah.
Survei Kemenag 2023 terhadap 10.347 responden mencatat Indeks Literasi Al-Qur'an sebesar 66,038. Namun hanya 61,51% responden yang mengenali huruf dan harakat, 48,96% yang lancar membaca ayat, dan 44,57% yang lancar sesuai tajwid. Sebanyak 38,49% belum memiliki literasi baca Al-Qur'an. Temuan sensus LCA sejalan dengan itu: di empat desa Pameungpeuk, kepemilikan mushaf keluarga hanya 56–58%.
Aplikasi Al-Qur'an ada di mana-mana. Yang langka adalah guru yang menyimak dan kebiasaan membaca setiap hari.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ١ ... الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ٤ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ٥
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan ... yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
QS. Al-'Alaq: 1, 4–5Pena, kertas, mesin cetak, lalu layar dan algoritma: semuanya sarana. Allah sendiri yang menjamin penjagaan Al-Qur'an (QS. Al-Hijr: 9), melalui hafalan para qari, sanad yang bersambung, dan ulama yang menjaga mushaf. Teknologi bisa membantu penjagaan itu, tetapi tidak menggantikannya.
| Teknologi | Manfaat | Yang perlu dijaga |
|---|---|---|
| Mushaf digital | Al-Qur'an selalu terbawa | Pilih teks yang sudah ditashih LPMQ Kemenag (misalnya aplikasi Qur'an Kemenag, rilis 2016, berbasis Mushaf Standar Indonesia) |
| Murattal & kajian video | Mendengar bacaan yang benar | Cek keilmuan penceramah; potongan pendek mudah lepas konteks |
| Kelas mengaji daring | Menjangkau yang jauh dari guru | Tetap butuh talaqqi: guru yang menyimak |
| AI penyimak bacaan | Murajaah mandiri; aplikasi seperti Tarteel menandai kata yang salah atau terlewat | Bukan pengganti guru tahsin untuk makhraj dan adab |
| AI tanya-jawab agama | Pintu awal mencari informasi | Bisa mengarang dalil; bukan rujukan fatwa |
| Konten generatif | Mempermudah produksi dakwah | Waspadai deepfake; jangan mengubah ayat atau suara qari |
| Data & aplikasi lembaga | Dakwah terukur, laporan transparan | Jaga amanah dan kerahasiaan data jamaah |
MUI menegaskan AI hanya pendamping, bukan guru dan penuntun, dan tidak bisa menggantikan peran ulama serta sanad keilmuan. Munas Alim Ulama NU menyatakan bertanya soal agama kepada AI boleh, tetapi haram menjadikan jawabannya sebagai pedoman yang diamalkan, karena kebenarannya belum terjamin.
إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ
"Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian."
Muhammad bin Sirin, Muqaddimah Shahih Muslimيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ ٦
"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, lalu kamu menyesali perbuatanmu itu."
QS. Al-Hujurat: 6LCA tidak memilih antara turun ke desa atau memakai teknologi. Petugas tetap mengetuk pintu rumah, sementara aplikasi membantu agar kerja itu lebih tertata. Aplikasi LCA Online mencatat santri, guru, dan KBM. Aplikasi petugas membantu sensus dan kunjungan Tafaqur, termasuk pemetaan rute dan kuitansi online. Akun TikTok, Instagram, YouTube, dan Facebook LCA menyebarkan konten Al-Qur'an, sedangkan situs donasi GENCAR menerima infak dari dalam dan luar negeri.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya."
HR. Muslim no. 1893Rujukan: Survei Indeks Literasi Al-Qur'an Kemenag 2023 (NU Online); Balitbang Kemenag; MUI via NU Online; Antara: Munas NU; Tarteel.
Gemar membaca belum menjadi budaya bangsa kita, terlebih membaca Al-Qur'an. Ironis bagi bangsa yang mayoritas penduduknya umat Islam, umat yang wahyu pertamanya adalah perintah membaca.
Budaya tadarus selepas maghrib atau sehabis subuh semakin pudar. Penyebabnya bermacam-macam: tidak memiliki mushaf, memiliki tetapi jumlahnya kurang dari anggota keluarga, tidak bisa membaca, atau bisa membaca tetapi tidak punya motivasi untuk rutin membaca.
وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ ٤٤
"Dan sungguh Al-Qur'an itu benar-benar suatu peringatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan dimintai pertanggungjawaban."
QS. Az-Zukhruf: 44Umat Islamlah yang harus bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat manusia, karena Allah menempatkan umat ini di posisi terdepan:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah."
QS. Ali 'Imran: 110Pihak yang mengurus umat, dari RT, DKM, hingga pemerintah desa, setidaknya perlu tahu berapa warganya yang tidak memiliki Al-Qur'an, buta huruf Al-Qur'an, kurang lancar, jarang membaca, dan tidak aktif di majelis. Dari pertanyaan inilah Sensus Al-Qur'an lahir.
Kejayaan sekaligus keruntuhan umat bergantung pada penghayatan dan pengamalan Al-Qur'an. Bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat berarti juga bertanggung jawab atas masa depan Islam.
Coba hitung sandal di rumah. Hampir pasti jumlahnya cukup untuk setiap anggota keluarga. Sekarang hitung mushaf Al-Qur'an. Sering kali jumlahnya kurang.
Tidak ada aturan yang mengharuskan seorang muslim memiliki mushaf. Jamaah haji umumnya pulang membawa mushaf wakaf dari Kerajaan Arab Saudi, tetapi bagaimana dengan yang belum berhaji? Data sensus LCA di Kecamatan Pameungpeuk menunjukkan:
| Desa | Memiliki mushaf | Memiliki mushaf terjemah |
|---|---|---|
| Bojongmanggu | 57% | 38% |
| Sukasari | 56% | 29% |
| Rancamulya | 58% | 51% |
| Rancatungku | 56% | 49% |
Artinya, kira-kira dua dari lima responden belum memiliki mushaf sendiri. Mushaf yang diwakafkan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir selama dibaca:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
"Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."
HR. Muslim no. 1631Agar wakaf benar-benar dimanfaatkan, setiap penerima mushaf dari LCA otomatis menjadi peserta tadarus online. Dengan begitu, mushaf tidak berhenti sebagai pajangan di lemari.
Wakafkan mushaf sekarangSalah satu temuan lapangan LCA: banyak remaja dan orang tua yang malu belajar membaca Al-Qur'an, apalagi bila harus duduk bersama anak-anak. Kajian ini untuk mereka.
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
"Orang yang mahir membaca Al-Qur'an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa berat, baginya dua pahala."
HR. Bukhari no. 4937 dan Muslim no. 798Kesulitan itu sendiri berpahala. Tidak ada kata terlambat untuk mengenal alif, ba, ta.
Doa malaikat adalah doa yang mustajab. Di antara doanya, malaikat mendoakan orang yang menunaikan nafkah dan gemar bersedekah agar mendapat ganti dan keberkahan.
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
"Tidaklah para hamba berada di pagi hari kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, 'Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.' Yang lain berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.'"
HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010Ibnu Baththal menjelaskan bahwa yang dimaksud mencakup infak wajib seperti nafkah keluarga dan silaturahim, juga sedekah sunnah. Allah menjanjikan ganti:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ ٣٩
"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."
QS. Saba': 39Imam An-Nawawi menukil bahwa infak yang dipuji adalah infak dalam ketaatan, akhlak mulia, keluarga, tamu, dan sedekah, selama tidak berlebihan.
Di LCA, infak rutin warga dihimpun lewat Tafaqur (Tabungan Infaq untuk program Al-Qur'an). Petugas Tafaqur berkunjung setiap bulan. Dari infak inilah guru ngaji dibina, mushaf diwakafkan, dan sensus menjangkau desa-desa baru. Agustus 2026, lebih dari 12.600 keluarga donatur ikut menjaga gerakan ini.
Diadaptasi dari "Doa Malaikat untuk yang Mencari Nafkah dan Rajin Sedekah", Muhammad Abduh Tuasikal, Rumaysho.com.
Ikut berinfakTanggal Hijriah di portal ini mengikuti Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT): satu hari, satu tanggal untuk seluruh dunia. Pengingat Jumat, puasa sunnah, dan hari besar Islam disusun dari kalender ini.
KHGT menetapkan awal bulan bila di mana pun di daratan bumi, saat matahari terbenam dan sebelum pukul 24.00 UTC, tinggi bulan (geosentrik) sudah mencapai minimal 5° dan elongasinya minimal 8°. Bila kriteria itu baru terpenuhi setelah 24.00 UTC, bulan baru tetap dimulai asalkan ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru dan kriteria terpenuhi di daratan benua Amerika. Pergantian tanggal mengikuti tengah malam (pukul 00.00) waktu setempat.
Tabel awal bulan di portal ini dihitung ulang dengan kriteria tersebut dan telah dicocokkan dengan kalender resmi KHGT yang diterbitkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah untuk tahun 1447–1448 H. Untuk awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, keputusan pemerintah melalui sidang isbat bisa berbeda. Silakan mengikuti keputusan yang diyakini.
Rujukan: khgt.muhammadiyah.or.id. Tabel tersedia hingga tahun 1455 H.
Hari Jumat dimulai sejak terbenam matahari hari Kamis. Inilah amalan-amalan yang dicontohkan Rasulullah ﷺ, agar Jumat kita tidak berlalu seperti hari biasa.
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ
"Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat."
HR. Muslim no. 854مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
"Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, ia akan diterangi cahaya di antara dua Jumat."
HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al-Jami' no. 6470Waktunya sejak Kamis setelah maghrib hingga Jumat sebelum maghrib. Surat Al-Kahfi berisi 110 ayat, sekitar 11–12 halaman mushaf standar, atau kira-kira 20–30 menit. Rasulullah ﷺ juga bersabda bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal (HR. Muslim no. 809).
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ... فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ
"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat... maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian diperlihatkan kepadaku."
HR. Abu Dawud no. 1047Rasulullah ﷺ menggambarkan orang yang mandi lalu berangkat pada waktu pertama seperti berkurban seekor unta, waktu berikutnya seperti berkurban sapi, lalu kambing, ayam, dan telur. Ketika imam naik mimbar, malaikat menutup catatan dan ikut mendengarkan khutbah (HR. Bukhari no. 881 dan Muslim no. 850).
Berkata "diamlah" kepada orang lain saat khatib berkhutbah pun termasuk perbuatan sia-sia (HR. Bukhari no. 934 dan Muslim no. 851). Matikan atau senyapkan ponsel sebelum khutbah dimulai.
فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
"Pada hari Jumat ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim mendapatinya dalam keadaan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan memberinya."
HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 852Dalam riwayat Abu Dawud (no. 1048) dari Jabir, Rasulullah ﷺ menganjurkan mencarinya di akhir waktu setelah Ashar. Doakan juga keluarga, guru ngaji, dan para donatur yang menghidupkan Al-Qur'an di kampung-kampung.
Rasulullah ﷺ membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada shalat Subuh hari Jumat (HR. Bukhari no. 891 dan Muslim no. 879).
Jadikan Jumat hari berinfak. Infak Jumat Anda membantu santri belajar membaca Al-Qur'an gratis dan mushaf sampai ke rumah-rumah.
Infak JumatPengingat tahunan dan bulanan, lengkap dengan dalilnya. Tanggal di bawah ini dihitung otomatis dari Kalender Hijriah Global Tunggal.
إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثًا فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
"Jika engkau berpuasa tiga hari dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15."
HR. At-Tirmidzi no. 761 dan An-Nasa'i, dihasankan at-TirmidziPada bulan Dzulhijjah, tanggal 13 termasuk hari Tasyrik yang dilarang berpuasa, sehingga puasanya diganti hari lain.
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ، فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Amal-amal diperlihatkan (kepada Allah) setiap hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalku diperlihatkan ketika aku sedang berpuasa."
HR. At-Tirmidzi no. 747, ia berkata: hasan gharibأَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram."
HR. Muslim no. 1163Puasa Asyura diharapkan menghapus dosa setahun yang lalu (HR. Muslim no. 1162), dan Rasulullah ﷺ berniat menambah puasa tanggal 9 (HR. Muslim no. 1134).
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu."
HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 185). Carilah Lailatul Qadar di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir (HR. Bukhari no. 2017). Di bulan ini LCA menggelar Pesantren Kilat Ramadhan dan tadarus bersama.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
"Siapa yang berpuasa Ramadhan lalu mengiringinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa setahun penuh."
HR. Muslim no. 1164Dimulai paling cepat tanggal 2 Syawal, karena 1 Syawal (Idul Fitri) haram berpuasa.
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
"Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya."
HR. Muslim no. 1162Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah (HR. Bukhari no. 969). Hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah) adalah hari makan, minum, dan berdzikir (HR. Muslim no. 1141), sehingga tidak berpuasa. Salurkan qurban Anda melalui Qurban Bahagia LCA.
Peringatan Maulid Nabi ﷺ dan Isra Mi'raj dicantumkan karena menjadi hari libur nasional di Indonesia.
Perjalanan hidup Rasulullah ﷺ dari kelahiran hingga wafat, dan kisah para sahabat yang menjaga serta menyebarkan Al-Qur'an. Disarikan dari kitab-kitab sirah dan tarajim klasik oleh Redaksi LCA. Kisah sahabat bertambah satu setiap Jumat.
Nama yang sudah bertaut bisa dibaca sekarang. Yang lain akan terbit setiap Jumat.
Untuk pendalaman, kitab-kitab ini dapat dikaji bersama asatidz. Dua buku modern terakhir sangat dianjurkan untuk dimiliki dalam terjemahan resminya.
Ringkasan sirah Ibnu Ishaq, rujukan sirah tertua yang sampai kepada kita.
Biografi Nabi ﷺ dan para sahabat berdasarkan generasi.
Sejarah sejak penciptaan, termasuk sirah dan masa sahabat.
Sirah dengan penjelasan fikih dan hikmah setiap peristiwa.
Ensiklopedia biografi para sahabat.
Biografi tokoh-tokoh Islam, dimulai dari para sahabat.
Ensiklopedia sahabat terlengkap.
Buku sirah modern pemenang lomba sirah Rabithah 'Alam Islami; tersedia terjemahan Indonesia.
Kisah para sahabat Rasulullah ﷺ; terjemahannya dikenal sebagai "60 Sahabat Rasulullah".
Sebelum Rasulullah ﷺ lahir, Jazirah Arab hidup dalam kesukuan. Ka'bah yang dibangun Nabi Ibrahim dan Ismail 'alaihimassalam telah dipenuhi berhala, walaupun sebagian kecil orang masih memegang ajaran tauhid Nabi Ibrahim (disebut kaum hanif).
Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim, dari kabilah Quraisy, keturunan Nabi Ismail bin Ibrahim. Bani Hasyim dihormati karena mengurus pemberian minum (siqayah) dan jamuan bagi jamaah haji di Makkah.
"Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Ismail, memilih Quraisy dari Kinanah, memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan memilihku dari Bani Hasyim."
HR. Muslim no. 2276Pelajarannya: Allah menyiapkan lingkungan dan keturunan terbaik bagi pembawa risalah-Nya, dan risalah itu datang ketika manusia sangat membutuhkannya.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Rasulullah ﷺ lahir di Makkah pada hari Senin, bulan Rabiul Awal, Tahun Gajah, yaitu tahun ketika pasukan bergajah Abrahah datang hendak menghancurkan Ka'bah lalu dibinasakan Allah (QS. Al-Fil). Tahun itu bertepatan dengan sekitar 570–571 Masehi.
Ayahnya, Abdullah, wafat sebelum beliau lahir. Sebagaimana kebiasaan bangsawan Makkah, beliau disusukan kepada wanita dusun, Halimah as-Sa'diyah dari Bani Sa'd, yang mendapati keberkahan melimpah sejak mengasuh beliau.
"Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: "Itu adalah hari aku dilahirkan dan hari aku diutus (atau diturunkan wahyu kepadaku).""
HR. Muslim no. 1162Ketika berusia sekitar enam tahun, ibunda beliau, Aminah, wafat di Abwa' sepulang dari Yatsrib. Beliau lalu diasuh kakeknya, Abdul Muththalib, dan setelah sang kakek wafat ketika beliau berusia delapan tahun, diasuh pamannya, Abu Thalib.
Yatim sejak kecil, beliau tumbuh dalam penjagaan Allah. Bagi anak-anak yatim yang belajar mengaji di majelis LCA, inilah teladan terbaik: keterbatasan bukan penghalang kemuliaan.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Masa muda Rasulullah ﷺ dipenuhi kerja keras dan kejujuran. Beliau pernah menggembalakan kambing penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath (HR. Bukhari no. 2262), lalu berdagang hingga ke negeri Syam.
Beliau ikut dalam Hilful Fudhul, sebuah perjanjian para pemuka Quraisy untuk membela orang yang dizalimi. Kejujuran beliau begitu dikenal sehingga penduduk Makkah menjulukinya Al-Amin, orang yang tepercaya.
Pada usia 25 tahun, beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, saudagar mulia yang sebelumnya mempercayakan barang dagangannya kepada beliau. Menurut pendapat yang masyhur, Khadijah saat itu berusia 40 tahun.
Ketika berusia 35 tahun, Quraisy merenovasi Ka'bah dan berselisih tentang siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad. Mereka sepakat menyerahkan keputusan kepada orang pertama yang masuk. Orang itu adalah Muhammad. Beliau meletakkan Hajar Aswad di atas sehelai kain, meminta setiap kepala kabilah memegang ujungnya, lalu beliau sendiri meletakkannya di tempatnya. Perselisihan pun selesai tanpa pertumpahan darah.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Menjelang usia 40 tahun, Rasulullah ﷺ gemar menyendiri (tahannuts) di Gua Hira. Di sanalah malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, yang mengajar dengan pena, mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
QS. Al-'Alaq: 1–5Beliau pulang dalam keadaan gemetar dan berkata, "Selimutilah aku." Khadijah menenangkan beliau dengan kalimat yang abadi: Allah tidak akan menghinakanmu, karena engkau menyambung silaturahim, menanggung beban orang lemah, memberi orang yang tidak punya, memuliakan tamu, dan menolong orang yang tertimpa musibah. Khadijah lalu membawa beliau kepada sepupunya, Waraqah bin Naufal, yang membenarkan bahwa itulah Namus (Jibril) yang dulu datang kepada Musa (HR. Bukhari no. 3).
Wahyu pertama adalah perintah membaca. Inilah akar gerakan LCA: umat Nabi yang pertama kali diperintah "Iqra'" semestinya tidak ada yang buta huruf Al-Qur'an.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Setelah wahyu berikutnya turun (QS. Al-Muddatstsir), Rasulullah ﷺ mulai berdakwah secara diam-diam kepada keluarga dan sahabat terdekat.
Yang pertama beriman adalah Khadijah dari kalangan wanita, Abu Bakar ash-Shiddiq dari kalangan laki-laki dewasa, Ali bin Abi Thalib dari kalangan anak-anak, dan Zaid bin Haritsah dari kalangan bekas budak. Melalui dakwah Abu Bakar, masuk Islam pula Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa'd bin Abi Waqqash, dan Thalhah bin Ubaidillah.
Kaum muslimin awal berkumpul belajar di rumah Al-Arqam bin Abil Arqam di dekat bukit Shafa. Rumah itu dikenal sebagai Darul Arqam, sekolah pertama dalam sejarah Islam.
Darul Arqam adalah contoh majelis kecil di rumah: sedikit orangnya, tetapi melahirkan generasi terbaik. Majelis-majelis LCA di rumah warga mengikuti jejak itu.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Turun perintah untuk memperingatkan kerabat terdekat (QS. Asy-Syu'ara': 214). Rasulullah ﷺ naik ke bukit Shafa dan memanggil kabilah-kabilah Quraisy. Abu Lahab, pamannya sendiri, menolak dengan kasar, lalu turunlah surat Al-Lahab (HR. Bukhari no. 4770).
Sejak itu, penentangan Quraisy makin keras. Kaum muslimin yang lemah disiksa: Bilal bin Rabah dijemur di padang pasir dan ditindih batu, namun ia terus berkata "Ahad, Ahad". Keluarga Yasir disiksa hingga Sumayyah, ibunda Ammar, gugur sebagai syahidah pertama dalam Islam.
Rasulullah ﷺ juga mengalami gangguan: dicaci, dilempari kotoran saat shalat, dan dituduh penyihir serta penyair. Quraisy bahkan menawarkan harta, kedudukan, dan kekuasaan asalkan beliau berhenti berdakwah. Beliau menolak semuanya.
Pelajarannya: kebenaran tidak selalu langsung diterima, dan kesabaran para pendahulu adalah alasan Islam sampai kepada kita.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Ketika penyiksaan makin berat, Rasulullah ﷺ mengizinkan sebagian sahabat berhijrah ke Habasyah (Etiopia), negeri yang dipimpin raja Nasrani yang adil, An-Najasyi.
Rombongan pertama, termasuk Utsman bin Affan dan istrinya Ruqayyah putri Rasulullah, berangkat pada tahun kelima kenabian. Rombongan kedua yang lebih besar dipimpin Ja'far bin Abi Thalib.
Quraisy mengutus Amr bin al-Ash untuk meminta An-Najasyi memulangkan mereka. Di hadapan raja, Ja'far menjelaskan keadaan jahiliyah dan ajaran Islam, lalu membacakan awal surat Maryam. An-Najasyi menangis dan menolak menyerahkan kaum muslimin. Kisah ini diriwayatkan Imam Ahmad dari Ummu Salamah.
Hijrah ke Habasyah mengajarkan bahwa menjaga iman kadang menuntut pengorbanan meninggalkan kampung halaman, dan bahwa keadilan bisa ditemukan bahkan di negeri yang berbeda keyakinan.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Pada tahun keenam kenabian, dua tokoh Quraisy yang disegani masuk Islam: Hamzah bin Abdul Muththalib, paman Nabi, lalu Umar bin Khaththab. Kaum muslimin menjadi lebih berani beribadah secara terbuka.
Merasa terdesak, Quraisy membuat perjanjian memboikot Bani Hasyim dan Bani Muththalib: tidak berjual beli, tidak menikah, dan tidak bergaul dengan mereka. Perjanjian itu digantung di Ka'bah. Rasulullah ﷺ beserta keluarganya terkepung di lembah Syi'ib Abu Thalib selama sekitar tiga tahun, hingga mereka memakan dedaunan karena kelaparan.
Pemboikotan berakhir ketika sebagian tokoh Quraisy yang masih punya hati nurani bangkit membatalkannya, dan didapati lembaran perjanjian itu telah dimakan rayap kecuali tulisan nama Allah.
Kesabaran dalam kekurangan adalah bagian dari sejarah dakwah. Banyak guru ngaji kampung hari ini mengajar dalam keterbatasan yang serupa.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Tak lama setelah pemboikotan berakhir, Abu Thalib wafat, lalu disusul Khadijah. Kehilangan dua pembela terdekat ini membuat tahun itu dikenal sebagai 'Amul Huzn, tahun kesedihan.
Rasulullah ﷺ kemudian berjalan ke Thaif bersama Zaid bin Haritsah untuk mengajak Bani Tsaqif. Mereka menolak, bahkan menyuruh anak-anak dan budak melempari beliau dengan batu hingga kaki beliau berdarah.
Dalam perjalanan pulang, malaikat penjaga gunung datang menawarkan untuk menimpakan dua gunung kepada penduduk Thaif. Beliau menjawab:
"Bahkan aku berharap Allah akan mengeluarkan dari tulang sulbi mereka orang-orang yang menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun."
HR. Bukhari no. 3231 dan Muslim no. 1795Doa itu terkabul: Bani Tsaqif kelak masuk Islam. Inilah akhlak seorang pendakwah: ditolak, tetapi tetap mendoakan kebaikan.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Di tengah kesedihan, Allah memuliakan Rasul-Nya dengan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Isra), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj).
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ
"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya."
QS. Al-Isra': 1Dalam peristiwa inilah shalat lima waktu diwajibkan. Awalnya lima puluh, lalu atas saran Nabi Musa, Rasulullah ﷺ berulang kali memohon keringanan hingga menjadi lima waktu dengan pahala lima puluh (HR. Bukhari no. 349 dan Muslim no. 162).
Keesokan harinya, kaum Quraisy mengejek kabar ini. Abu Bakar justru berkata bahwa jika beliau yang mengatakannya, maka itu benar. Sejak itu ia dijuluki ash-Shiddiq.
Waktu peristiwa ini diperselisihkan para ulama. Di Indonesia, peringatannya ditetapkan setiap 27 Rajab.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Pada musim haji, Rasulullah ﷺ menemui kabilah-kabilah yang datang ke Makkah. Sekelompok orang dari Yatsrib (Madinah), dari suku Khazraj, menerima ajakan beliau.
Tahun berikutnya, dua belas orang dari Yatsrib berbai'at kepada beliau di bukit Aqabah (Bai'at Aqabah pertama) untuk tidak menyekutukan Allah, tidak mencuri, tidak berzina, dan tidak membunuh anak. Rasulullah ﷺ mengutus Mush'ab bin Umair untuk mengajarkan Al-Qur'an dan Islam kepada mereka.
Mush'ab berhasil. Pada musim haji berikutnya, lebih dari tujuh puluh orang datang dan berbai'at untuk membela Rasulullah ﷺ sebagaimana membela keluarga mereka sendiri (Bai'at Aqabah kedua). Pintu hijrah pun terbuka.
Mush'ab bin Umair adalah "guru ngaji" pertama yang diutus ke sebuah negeri. Dari satu guru, lahirlah masyarakat Madinah. Inilah teladan program pendidikan LCA: satu guru yang ikhlas bisa mengubah satu kampung.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Para sahabat berhijrah ke Madinah secara bertahap. Quraisy lalu bermufakat untuk membunuh Rasulullah ﷺ. Malam itu, Ali bin Abi Thalib tidur di ranjang beliau, sementara beliau keluar bersama Abu Bakar.
Keduanya bersembunyi di Gua Tsur selama tiga malam. Ketika para pengejar sudah berada di mulut gua, Abu Bakar cemas, dan Rasulullah ﷺ menenangkannya.
إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا
"Ketika dia berkata kepada sahabatnya, "Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.""
QS. At-Taubah: 40Mereka tiba di Quba dan membangun masjid pertama, Masjid Quba, lalu memasuki Madinah disambut gembira kaum Anshar. Peristiwa hijrah kelak dijadikan awal penanggalan Islam oleh Khalifah Umar bin Khaththab, dimulai dari bulan Muharram tahun hijrah.
Kalender Hijriah yang tampil di portal ini, KHGT, adalah kelanjutan dari keputusan para sahabat tersebut.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Langkah pertama Rasulullah ﷺ di Madinah adalah membangun Masjid Nabawi, pusat ibadah, pendidikan, dan pemerintahan. Di sisinya ada shuffah, tempat para sahabat miskin tinggal sambil menuntut ilmu.
Langkah kedua, beliau mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar. Sa'd bin ar-Rabi' dari Anshar, misalnya, menawarkan separuh hartanya kepada Abdurrahman bin Auf. Abdurrahman berterima kasih dan hanya meminta ditunjukkan jalan ke pasar (HR. Bukhari no. 2048).
Langkah ketiga, beliau membuat perjanjian tertulis yang mengatur hubungan kaum muslimin, Yahudi, dan kabilah-kabilah Madinah, yang dikenal sebagai Piagam Madinah.
Masjid, persaudaraan, dan aturan bersama adalah tiga pilar masyarakat. Gerakan GENCAR bertumpu pada pilar yang sama: majelis Al-Qur'an, kebersamaan warga, dan kesepakatan dengan desa.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Perang Badar adalah pertempuran besar pertama antara kaum muslimin dan kaum musyrikin Quraisy. Sekitar 313 sahabat dengan perlengkapan sederhana berhadapan dengan sekitar seribu pasukan Quraisy.
Malam sebelum perang, Rasulullah ﷺ bermunajat panjang memohon pertolongan Allah hingga selendang beliau jatuh dari pundaknya (HR. Muslim no. 1763). Allah menurunkan bantuan malaikat (QS. Al-Anfal: 9).
وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنتُمْ أَذِلَّةٌ
"Sungguh Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah."
QS. Ali 'Imran: 123Kaum muslimin menang. Tokoh-tokoh Quraisy seperti Abu Jahal terbunuh. Para tawanan diperlakukan dengan baik, dan sebagian dari mereka dibebaskan dengan tebusan mengajarkan baca-tulis kepada anak-anak Madinah.
Tebusan berupa mengajar membaca: betapa tingginya nilai pendidikan dalam Islam sejak awal.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Setahun setelah Badar, Quraisy datang membalas dengan sekitar tiga ribu pasukan. Rasulullah ﷺ menempatkan lima puluh pemanah di atas bukit dan berpesan agar mereka tidak meninggalkan posisi apa pun yang terjadi.
Kaum muslimin sempat unggul. Namun sebagian besar pemanah turun mengira perang telah usai. Pasukan berkuda Quraisy di bawah Khalid bin Walid, yang saat itu belum masuk Islam, memutar dan menyerang dari belakang. Barisan kaum muslimin kocar-kacir, Rasulullah ﷺ terluka, dan tersiar kabar beliau terbunuh.
Sekitar tujuh puluh sahabat gugur sebagai syuhada, di antaranya Hamzah bin Abdul Muththalib, Sayyidus Syuhada, dan Mush'ab bin Umair.
Allah menurunkan ayat-ayat dalam surat Ali 'Imran sebagai pelajaran tentang ketaatan pada pemimpin, bahaya cinta dunia, dan cara bangkit setelah kekalahan. Disiplin pada amanah sekecil apa pun bisa menentukan nasib banyak orang.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Kabilah-kabilah Arab bersekutu dengan Quraisy dan menyerang Madinah dengan sekitar sepuluh ribu pasukan. Peristiwa ini juga disebut Perang Ahzab (pasukan sekutu).
Atas usul Salman al-Farisi, kaum muslimin menggali parit (khandaq) di sisi utara Madinah, strategi yang belum dikenal bangsa Arab. Rasulullah ﷺ ikut menggali bersama para sahabat dalam keadaan lapar hingga mengikat batu di perut. Ketika menghantam batu besar, beliau mengabarkan akan dibukanya negeri Syam, Persia, dan Yaman.
Pengepungan berlangsung berminggu-minggu. Allah lalu mengirim angin kencang di malam yang dingin hingga perkemahan pasukan sekutu porak-poranda, dan mereka pulang tanpa hasil (QS. Al-Ahzab: 9).
Pelajarannya: pemimpin bekerja bersama rakyatnya, ide yang baik diterima dari siapa pun, dan pertolongan Allah datang setelah ikhtiar maksimal.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Rasulullah ﷺ berangkat bersama sekitar 1.400 sahabat untuk berumrah. Quraisy menghadang mereka di Hudaibiyah, dekat Makkah.
Setelah perundingan, disepakati perjanjian yang sekilas merugikan kaum muslimin: mereka harus pulang tahun itu dan baru boleh berumrah tahun depan, gencatan senjata sepuluh tahun, dan orang Makkah yang lari ke Madinah harus dikembalikan. Sebagian sahabat, termasuk Umar, merasa berat.
Namun Allah menyebutnya sebagai kemenangan yang nyata (QS. Al-Fath: 1). Di masa damai, dakwah menyebar luas. Jumlah orang yang masuk Islam dalam dua tahun setelahnya melebihi jumlah sebelumnya. Rasulullah ﷺ juga mengirim surat ajakan masuk Islam kepada para raja, di antaranya Heraklius (Romawi), Kisra (Persia), Muqauqis (Mesir), dan An-Najasyi.
Kemenangan tidak selalu tampak di awal. Kesabaran dan kesediaan berdamai sering membuka jalan dakwah yang lebih lebar.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Quraisy melanggar perjanjian Hudaibiyah dengan membantu sekutunya menyerang sekutu kaum muslimin. Rasulullah ﷺ lalu berangkat dengan sekitar sepuluh ribu pasukan menuju Makkah.
Makkah ditaklukkan hampir tanpa pertumpahan darah. Rasulullah ﷺ memasukinya dengan menundukkan kepala karena tawadhu'. Beliau menghancurkan berhala-berhala di sekitar Ka'bah sambil membaca:
وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
"Dan katakanlah, "Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap." Sungguh, yang batil itu pasti lenyap."
QS. Al-Isra': 81; HR. Bukhari no. 4287Kepada penduduk Makkah yang dulu mengusir dan memerangi beliau, Rasulullah ﷺ memberi pengampunan umum. Bilal bin Rabah, bekas budak yang dulu disiksa, naik ke atas Ka'bah mengumandangkan azan.
Kemenangan terbesar dirayakan dengan tawadhu' dan pemaafan. Setelah itu, orang-orang masuk Islam berbondong-bondong (QS. An-Nashr).
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Mendengar kabar Romawi bersiap menyerang, Rasulullah ﷺ menyerukan perang ke Tabuk di musim panas yang sangat terik dan saat paceklik. Pasukan ini disebut Jaisyul 'Usrah, pasukan masa sulit.
Para sahabat berlomba berinfak. Utsman bin Affan membiayai sebagian besar perlengkapan pasukan. Abu Bakar membawa seluruh hartanya, dan Umar membawa separuhnya. Orang-orang miskin yang tidak punya kendaraan menangis karena tidak bisa ikut (QS. At-Taubah: 92). Pasukan tiba di Tabuk, tetapi Romawi tidak datang menghadapi mereka.
Tahun kesembilan Hijriah juga disebut 'Amul Wufud, tahun delegasi. Kabilah-kabilah dari seluruh Jazirah Arab datang ke Madinah untuk menyatakan keislaman dan belajar agama.
Infak di masa sulit adalah ukuran iman. Para donatur yang tetap berinfak untuk Al-Qur'an saat ekonomi sedang berat meneladani para sahabat di masa Tabuk.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Pada tahun kesepuluh Hijriah, Rasulullah ﷺ menunaikan haji bersama lebih dari seratus ribu kaum muslimin. Inilah satu-satunya haji beliau, yang dikenal sebagai Haji Wada' (haji perpisahan).
Di Arafah, beliau berkhutbah menegaskan pokok-pokok ajaran Islam: kehormatan darah, harta, dan kehormatan manusia; penghapusan riba dan balas dendam jahiliyah; berbuat baik kepada wanita; dan berpegang teguh pada Kitabullah (HR. Muslim no. 1218).
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
"Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu."
QS. Al-Ma'idah: 3, turun di Arafah (HR. Bukhari no. 45)Dalam khutbah itu, beliau berpesan agar meninggalkan Kitabullah sebagai pegangan yang tidak akan menyesatkan selama dipegang teguh. Pesan ini menjadi alasan setiap muslim wajib dekat dengan Al-Qur'an: membacanya, memahaminya, dan mengamalkannya.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Sepulang dari Haji Wada', Rasulullah ﷺ jatuh sakit. Beliau meminta izin istri-istrinya untuk dirawat di rumah Aisyah, dan memerintahkan Abu Bakar menjadi imam shalat.
Beliau wafat pada hari Senin bulan Rabiul Awal tahun 11 Hijriah dalam usia 63 tahun. Menurut pendapat yang masyhur, tanggalnya 12 Rabiul Awal. Beliau dimakamkan di kamar Aisyah, yang kini berada di dalam Masjid Nabawi.
Para sahabat terguncang. Umar bahkan tidak mau menerima kabar itu. Abu Bakar lalu berdiri dan berkata: "Siapa yang menyembah Muhammad, sesungguhnya Muhammad telah wafat. Siapa yang menyembah Allah, sesungguhnya Allah Mahahidup dan tidak akan mati." Lalu ia membaca QS. Ali 'Imran: 144 (HR. Bukhari no. 3668).
Rasulullah ﷺ telah wafat, tetapi warisannya tetap hidup: Al-Qur'an dan Sunnah. Tugas umat setelahnya, termasuk kita, adalah menjaga warisan itu sampai ke setiap rumah.
Disarikan oleh Redaksi LCA dari kitab-kitab sirah klasik. Lihat daftar rujukan di halaman Sirah.
Nama aslinya Abdullah bin Utsman bin Amir dari Bani Taim, Quraisy. Ayahnya dikenal dengan kunyah Abu Quhafah. Ia lebih muda sekitar dua tahun dari Rasulullah ﷺ dan sudah bersahabat dengan beliau sejak sebelum kenabian.
Abu Bakar adalah laki-laki dewasa pertama yang masuk Islam, tanpa ragu sedikit pun. Melalui dakwahnya, masuk Islam tokoh-tokoh besar seperti Utsman bin Affan, Zubair, Abdurrahman bin Auf, Sa'd bin Abi Waqqash, dan Thalhah. Ketika Quraisy mengejek kabar Isra Mi'raj, ia membenarkannya, sehingga dijuluki ash-Shiddiq.
Ia memerdekakan budak-budak muslim yang disiksa, di antaranya Bilal bin Rabah. Dalam persiapan Perang Tabuk, ia menyerahkan seluruh hartanya. Ketika ditanya apa yang ia tinggalkan untuk keluarganya, ia menjawab, "Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya" (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).
"Seandainya aku boleh mengambil seorang kekasih (khalil) selain Rabbku, niscaya aku mengambil Abu Bakar. Akan tetapi ia adalah saudaraku dan sahabatku."
HR. Bukhari dan MuslimSetelah Rasulullah ﷺ wafat, kaum muslimin membai'atnya sebagai khalifah. Dalam masa sekitar dua tahun (11–13 H), ia meneguhkan umat yang goyah, memerangi kaum murtad dan penolak zakat, serta memerintahkan pengumpulan Al-Qur'an dalam satu mushaf melalui Zaid bin Tsabit. Ia wafat pada tahun 13 H dalam usia 63 tahun dan dimakamkan di samping Rasulullah ﷺ.
Jasa Abu Bakar menghimpun Al-Qur'an adalah sebab mushaf sampai ke tangan kita. Setiap mushaf yang diwakafkan LCA berutang pada keputusannya.
Ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru.
Umar bin Khaththab dari Bani Adi, Quraisy, adalah sosok yang tegas dan disegani. Sebelum masuk Islam ia termasuk penentang keras. Rasulullah ﷺ berdoa agar Allah memuliakan Islam dengan salah satu dari dua Umar, dan Allah memilihnya.
Pada tahun keenam kenabian, Umar mendatangi rumah adik perempuannya, Fathimah binti al-Khaththab, yang telah masuk Islam bersama suaminya. Ia mendapati mereka membaca lembaran ayat-ayat awal surat Thaha. Hatinya luluh, lalu ia menemui Rasulullah ﷺ di Darul Arqam dan menyatakan keislamannya. Sejak itu kaum muslimin berani shalat secara terang-terangan di Ka'bah. Ia digelari al-Faruq.
"Wahai Ibnul Khaththab, demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, tidaklah setan menjumpaimu sedang menempuh suatu jalan, melainkan ia akan menempuh jalan selain jalanmu."
HR. Bukhari dan MuslimUmar memimpin selama sekitar sepuluh tahun (13–23 H). Di masanya, Islam tersebar ke Syam, Irak, Persia, dan Mesir, dan Baitul Maqdis diserahkan secara damai. Ia membangun sistem administrasi negara (diwan), dan menetapkan kalender Hijriah yang dimulai dari peristiwa hijrah. Dialah yang mula-mula mengusulkan kepada Abu Bakar agar Al-Qur'an dikumpulkan.
Ia dikenal sangat sederhana dan takut kepada Allah dalam memimpin. Ia wafat pada tahun 23 H setelah ditikam ketika mengimami shalat Subuh, lalu dimakamkan di samping Rasulullah ﷺ dan Abu Bakar.
Kalender Hijriah yang menjadi dasar pengingat ibadah di portal ini adalah warisan keputusan Umar.
Ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru.
Utsman bin Affan dari Bani Umayyah, Quraisy, masuk Islam melalui dakwah Abu Bakar. Ia saudagar kaya yang terkenal pemalu dan dermawan.
Ia menikahi Ruqayyah putri Rasulullah ﷺ. Setelah Ruqayyah wafat, ia dinikahkan dengan putri beliau yang lain, Ummu Kultsum. Karena itu ia digelari Dzun Nurain, pemilik dua cahaya. Bersama Ruqayyah, ia termasuk rombongan pertama yang berhijrah ke Habasyah.
"Bagaimana aku tidak malu kepada seseorang yang para malaikat pun malu kepadanya?"
HR. Muslim no. 2401Di Madinah, air bersih sulit didapat. Utsman membeli sumur Rumah dari pemiliknya dan mewakafkannya untuk kaum muslimin. Dalam persiapan Perang Tabuk di masa sulit, ia membiayai sebagian besar perlengkapan pasukan.
Sebagai khalifah ketiga (23–35 H), Utsman menyatukan kaum muslimin dalam satu bacaan mushaf. Ia membentuk tim yang dipimpin Zaid bin Tsabit untuk menyalin mushaf dan mengirimkannya ke berbagai wilayah (HR. Bukhari no. 4987). Seluruh mushaf di dunia hari ini mengikuti rasm Utsmani. Ia wafat terbunuh oleh para pemberontak di rumahnya pada tahun 35 H.
Utsman adalah teladan para pewakaf: sumur yang ia wakafkan dan mushaf yang ia satukan terus mengalirkan pahala hingga hari ini.
Ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru.
Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Rasulullah ﷺ, putra Abu Thalib yang mengasuh beliau. Sejak kecil Ali diasuh di rumah Rasulullah ﷺ, dan ia termasuk orang pertama yang masuk Islam dari kalangan anak-anak.
Pada malam hijrah, ketika Quraisy mengepung rumah Rasulullah ﷺ, Ali tidur di ranjang beliau dengan berselimutkan selimut beliau. Setelah itu ia tinggal beberapa hari di Makkah untuk mengembalikan barang-barang titipan orang kepada Rasulullah ﷺ, lalu menyusul ke Madinah.
Di Madinah, ia menikahi Fathimah az-Zahra, putri Rasulullah ﷺ, dan dari keduanya lahir Hasan dan Husain. Ia ikut hampir seluruh peperangan bersama Rasulullah ﷺ. Di Khaibar, Rasulullah ﷺ menyerahkan panji kepadanya, dan Allah memberikan kemenangan melalui tangannya (HR. Bukhari no. 4210).
"Tidakkah engkau rida kedudukanmu di sisiku seperti kedudukan Harun di sisi Musa? Hanya saja tidak ada nabi setelahku."
HR. Bukhari no. 4416 dan Muslim no. 2404Ali dikenal sangat dalam ilmunya tentang Al-Qur'an dan hukum, sehingga para khalifah sebelumnya sering meminta pendapatnya. Ia menjadi khalifah keempat (35–40 H) di masa penuh fitnah, dan wafat setelah ditikam Abdurrahman bin Muljam di Kufah pada bulan Ramadhan tahun 40 H.
Ali tumbuh dalam pendidikan langsung Rasulullah ﷺ sejak kecil. Pendidikan Al-Qur'an sejak dini adalah investasi terbesar bagi lahirnya generasi pemimpin.
Ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru.
Bilal bin Rabah berasal dari Habasyah. Ia budak milik Umayyah bin Khalaf, tokoh Quraisy yang keras memusuhi Islam. Ibunya bernama Hamamah.
Ketika Bilal masuk Islam, Umayyah menyiksanya: menjemurnya di padang pasir Makkah pada siang hari, lalu menindih dadanya dengan batu besar agar ia kembali kepada berhala. Bilal hanya mengulang satu kata, "Ahad, Ahad", Allah Maha Esa. Abu Bakar lalu membelinya dan memerdekakannya.
Ketika azan disyariatkan di Madinah, Rasulullah ﷺ memilih Bilal karena suaranya yang lantang dan indah. Ia menjadi muadzin pertama dalam Islam. Pada hari Fathu Makkah, Bilal naik ke atas Ka'bah dan mengumandangkan azan, di kota yang dulu menjadi tempat ia disiksa.
"Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amalan yang paling engkau harapkan dalam Islam, karena aku mendengar suara sandalmu di depanku di surga." Bilal menjawab: "Tidaklah aku bersuci pada waktu siang atau malam, melainkan aku shalat dengan wudhu itu sebanyak yang ditetapkan untukku."
HR. Bukhari no. 1149 dan Muslim no. 2458Bilal merasa berat mengumandangkan azan di Madinah tanpa Rasulullah ﷺ. Ia kemudian berjihad ke negeri Syam dan wafat di sana sekitar tahun 20 H.
Kisah Bilal mengajarkan bahwa kemuliaan dalam Islam tidak ditentukan oleh warna kulit, asal-usul, atau status sosial, tetapi oleh iman dan takwa. Pintu belajar Al-Qur'an di LCA terbuka gratis bagi siapa saja, apa pun latar belakangnya.
Ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru.
Seri tulisan yang disarikan dari kitab-kitab para ulama tentang Al-Qur'an: adab membacanya, keutamaannya, sejarah turun dan terhimpunnya, hingga sisi-sisi kemukjizatannya. Satu seri disorot di Beranda setiap pekan, terbit setiap Senin.
Tulisan dalam seri ini merujuk kitab-kitab berikut. Bagi yang ingin mendalami, kitab-kitab ini dapat dikaji bersama asatidz.
Adab pembaca, penghafal, guru, dan murid Al-Qur'an.
Salah satu kitab tertua tentang keutamaan Al-Qur'an.
Keutamaan dan sejarah pengumpulan Al-Qur'an.
Akhlak orang-orang yang membawa Al-Qur'an.
Ensiklopedia ilmu-ilmu Al-Qur'an dalam 47 pembahasan.
Rujukan induk ulumul Qur'an dalam 80 pembahasan.
Risalah awal tentang rahasia kemukjizatan Al-Qur'an.
Kemukjizatan bahasa Al-Qur'an dibandingkan syair Arab.
Teori nazhm: keajaiban susunan kalimat Al-Qur'an.
Pegangan ilmu tajwid dan qira'at.
Ulumul Qur'an untuk pembaca modern.
Buku ajar ulumul Qur'an di banyak perguruan tinggi.
Kajian kemukjizatan Al-Qur'an untuk pembaca masa kini.
Kemukjizatan Al-Qur'an ditinjau dari bahasa, isyarat ilmiah, dan berita gaib.
Sumber daring tepercaya untuk membaca mushaf, terjemah, dan kajian tentang Al-Qur'an.
Mushaf, terjemah, dan tafsir resmi Kementerian Agama RI.
Buka ↗Tautan luarLembaga resmi yang menjaga kesahihan mushaf di Indonesia.
Buka ↗Tautan luarMushaf digital dengan banyak terjemah dan tafsir.
Buka ↗Tautan luarKajian Islam harian, termasuk keutamaan dan adab Al-Qur'an.
Buka ↗Tautan luarArtikel keislaman, termasuk tema ulumul Qur'an.
Buka ↗Tongkat Nabi Musa, unta Nabi Shalih, dan kesembuhan yang dibawa Nabi Isa adalah mukjizat yang disaksikan kaum di zamannya. Al-Qur'an berbeda: ia mukjizat yang terus hadir, bisa dibaca, dihafal, dan diuji siapa saja hingga akhir zaman.
مَا مِنَ الأَنْبِيَاءِ نَبِيٌّ إِلاَّ أُعْطِيَ مَا مِثْلُهُ آمَنَ عَلَيْهِ الْبَشَرُ، وَإِنَّمَا كَانَ الَّذِي أُوتِيتُ وَحْيًا أَوْحَاهُ اللَّهُ إِلَيَّ، فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَكْثَرَهُمْ تَابِعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Tidak ada seorang nabi pun melainkan diberi mukjizat yang membuat manusia beriman kepadanya. Adapun yang diberikan kepadaku adalah wahyu yang Allah wahyukan kepadaku, maka aku berharap menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat."
HR. Bukhari no. 4981 dan Muslim no. 152Ibnu Katsir dalam Fadha'il al-Qur'an menjelaskan hadits ini: mukjizat nabi-nabi terdahulu selesai bersama masanya, sedangkan Al-Qur'an tetap menjadi hujjah yang hidup. Karena itulah Rasulullah ﷺ berharap pengikutnya paling banyak, sebab mukjizatnya tidak pernah "tutup".
Para ulama ulumul Qur'an, seperti as-Suyuthi dalam Al-Itqan, merangkum sisi kemukjizatan Al-Qur'an dalam beberapa bentuk. Seri-seri berikutnya akan membahasnya satu per satu:
Pelajaran bagi kita: mukjizat ini hanya "bekerja" bila dibaca. Rumah yang tidak memiliki mushaf, atau penghuninya belum bisa membaca, belum merasakan mukjizat yang Allah titipkan. Di sinilah Sensus Al-Qur'an dan program GENCAR menemukan alasannya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Imam an-Nawawi (w. 676 H) menulis At-Tibyan khusus tentang adab orang-orang yang membawa Al-Qur'an: pembaca, penghafal, guru, dan murid. Kitab tipis ini menjadi rujukan pesantren hingga hari ini.
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
"Apabila engkau membaca Al-Qur'an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk."
QS. An-Nahl: 98Adab-adab ini bukan syarat yang memberatkan. Ia adalah cara memuliakan kalam Allah. Bagi yang baru belajar, cukup mulai dari niat yang lurus dan wudhu, lalu tambah satu adab setiap pekan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Al-Qur'an menyebut dirinya turun di bulan Ramadhan, pada malam Lailatul Qadar. Tetapi sejarah mencatat wahyu turun sedikit demi sedikit selama kurang lebih 23 tahun. Para ulama menjelaskan keduanya benar.
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
QS. Al-Qadr: 1Tahap pertama: Al-Qur'an diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar. Ini berdasarkan atsar Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma yang diriwayatkan al-Hakim dan an-Nasa'i, dan dipilih sebagai pendapat yang paling kuat oleh as-Suyuthi dalam Al-Itqan.
Tahap kedua: dari langit dunia, Jibril menurunkannya kepada Nabi ﷺ secara berangsur-angsur sesuai peristiwa dan kebutuhan, sekitar 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah. Wahyu pertama adalah lima ayat awal surat Al-'Alaq di Gua Hira (HR. Bukhari no. 3).
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا
"Orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur'an tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah, agar Kami meneguhkan hatimu dengannya, dan Kami membacakannya secara tartil."
QS. Al-Furqan: 32Manna' al-Qaththan dalam Mabahits merangkum hikmahnya: meneguhkan hati Nabi ﷺ menghadapi tekanan, memudahkan hafalan dan pemahaman para sahabat, menetapkan hukum secara bertahap (seperti pengharaman khamr), serta menjawab peristiwa yang terjadi saat itu.
Hikmah ini juga pelajaran bagi pendidikan Al-Qur'an hari ini. Belajar sedikit demi sedikit tetapi rutin lebih membekas daripada banyak sekaligus lalu berhenti. Itulah prinsip pertemuan belajar (KBM) LCA: guru datang rutin, santri maju setahap demi setahap.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Bangsa Arab di masa Nabi ﷺ adalah bangsa penyair. Pasar-pasar mereka menjadi ajang lomba syair. Kepada bangsa seperti inilah Al-Qur'an mengajukan tantangan (tahaddi).
قُل لَّئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَن يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا
"Katakanlah, "Sungguh, jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa dengan Al-Qur'an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun sebagian mereka membantu sebagian yang lain.""
QS. Al-Isra': 88وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ
"Dan jika kamu meragukan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, maka buatlah satu surat yang semisal dengannya."
QS. Al-Baqarah: 23Surat terpendek, Al-Kautsar, hanya tiga ayat. Namun tantangan itu tidak terjawab. Para penentang Nabi ﷺ justru memilih jalan perang, boikot, dan pengusiran, yang jauh lebih mahal daripada sekadar menyusun tiga baris kalimat seandainya mereka mampu.
Para ulama menulis kitab khusus tentang ini. Al-Khaththabi (w. 388 H) menyebut Al-Qur'an menghimpun lafaz yang paling fasih, dalam susunan yang paling indah, dengan makna yang paling benar, serta memiliki pengaruh yang kuat pada jiwa pendengarnya. Al-Baqillani (w. 403 H) menunjukkan bahwa gaya bahasa Al-Qur'an berbeda dari syair maupun prosa Arab yang dikenal. Abdul Qahir al-Jurjani (w. 471 H) dalam Dala'il al-I'jaz meletakkan teori nazhm: keajaiban Al-Qur'an terletak pada susunan kata dan hubungan makna di antara kata-katanya, bukan pada kata per kata.
Kita yang bukan ahli bahasa Arab tetap bisa merasakan sebagiannya: tidak ada bacaan lain yang diulang jutaan orang setiap hari tanpa rasa bosan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Sejak abad ketiga Hijriah, para ulama menulis kitab khusus tentang keutamaan Al-Qur'an. Salah satu yang tertua adalah Fadha'il al-Qur'an karya Abu 'Ubaid al-Qasim bin Sallam (w. 224 H). Tujuannya sederhana: membuat umat rindu membaca.
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
"Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf."
HR. At-Tirmidzi no. 2910, ia berkata: hasan shahihSurat Al-Fatihah saja memuat lebih dari seratus huruf. Seorang muslim yang shalat lima waktu membacanya minimal tujuh belas kali sehari. Bayangkan pahala bagi yang membacanya dengan benar.
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
"Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya."
HR. Muslim no. 804إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
"Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab ini, dan merendahkan kaum yang lain dengannya."
HR. Muslim no. 817Pahala satu huruf sepuluh kebaikan berlaku bagi pembaca. Mereka yang menjadi sebab orang lain bisa membaca, entah dengan mengajar, mewakafkan mushaf, atau membiayai guru ngaji, berharap mendapat pahala yang semisal tanpa mengurangi pahala si pembaca. Setiap huruf yang dibaca santri LCA hari ini adalah bagian dari amal para donatur dan relawannya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Mushaf yang kita pegang hari ini melewati tiga fase penjagaan. Kisahnya diriwayatkan dengan sanad yang shahih dalam Shahih al-Bukhari.
Al-Qur'an dijaga di dada para sahabat dan ditulis oleh para penulis wahyu seperti Zaid bin Tsabit di atas pelepah kurma, lempengan batu tipis, tulang, dan kulit. Semua ayat telah tertulis, tetapi belum terhimpun dalam satu mushaf, karena wahyu masih terus turun.
Setelah Perang Yamamah, banyak penghafal Al-Qur'an gugur. Umar bin Khaththab khawatir Al-Qur'an ikut hilang bersama wafatnya para penghafal, lalu mengusulkan pengumpulan. Abu Bakar menugaskan Zaid bin Tsabit. Zaid berkata, "Demi Allah, seandainya mereka membebaniku memindahkan sebuah gunung, itu tidak lebih berat daripada tugas mengumpulkan Al-Qur'an" (HR. Bukhari no. 4986). Zaid hanya menerima ayat yang ada tulisannya dan disaksikan, tidak cukup hafalan semata. Lembaran-lembaran itu disimpan Abu Bakar, lalu Umar, lalu Hafshah binti Umar.
Hudzaifah bin al-Yaman melihat kaum muslimin di medan Armenia dan Azerbaijan berselisih soal cara membaca. Ia meminta Utsman bertindak sebelum umat berselisih seperti ahli kitab. Utsman meminjam lembaran Hafshah dan membentuk tim: Zaid bin Tsabit, Abdullah bin az-Zubair, Sa'id bin al-'Ash, dan Abdurrahman bin al-Harits bin Hisyam. Mereka menyalinnya menjadi beberapa mushaf yang dikirim ke berbagai wilayah (HR. Bukhari no. 4987). Inilah Mushaf Utsmani, induk seluruh mushaf hari ini.
Az-Zarqani dalam Manahil al-'Irfan menegaskan: penyatuan ini menutup pintu perselisihan dan menjadi ijma' para sahabat. Mushaf Standar Indonesia yang diwakafkan LCA juga mengikuti rasm Utsmani dan ditashih oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Tidak ada kitab yang dibaca, dihafal, dan disalin sebanyak Al-Qur'an, namun teksnya tetap satu. Para ulama memandang keterpeliharaan ini sebagai salah satu sisi kemukjizatannya.
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya."
QS. Al-Hijr: 9Al-Qur'an dijaga dengan hafalan dan tulisan sekaligus. Hafalan diwariskan bersanad dari guru ke murid hingga Rasulullah ﷺ. Tulisan dijaga lewat mushaf Utsmani. Bila satu salinan salah cetak, jutaan penghafal di seluruh dunia akan segera mengenalinya.
Pada 2015, University of Birmingham di Inggris mengumumkan hasil uji radiokarbon atas dua lembar naskah Al-Qur'an dalam koleksinya. Perkamen itu diperkirakan berasal dari antara tahun 568 dan 645 Masehi, sangat dekat dengan masa Nabi ﷺ dan para sahabat. Isinya, bagian dari surat Al-Kahf, Maryam, dan Thaha, sesuai dengan mushaf yang kita baca hari ini.
Muhammad 'Abdullah Draz dalam An-Naba' al-'Azhim mengajak pembaca memeriksa sendiri: kitab yang tersebar seluas ini, dibaca dalam ribuan dialek, tetap tidak berselisih teksnya. Allah juga berfirman, "Seandainya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati banyak pertentangan di dalamnya" (QS. An-Nisa': 82).
Penjagaan ini juga melibatkan kita. Setiap guru ngaji yang mengajarkan makhraj yang benar, dan setiap santri yang menyetor hafalan, adalah bagian dari janji Allah dalam QS. Al-Hijr: 9.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Banyak orang mengira tajwid hanya untuk qari' yang tampil di panggung. Para ulama qira'at memandangnya jauh lebih mendasar: tajwid adalah cara Al-Qur'an diturunkan dan diajarkan.
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
"Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan tartil."
QS. Al-Muzzammil: 4Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu bahwa tartil adalah memperbaiki pengucapan huruf dan mengetahui tempat-tempat berhenti (tajwid al-huruf wa ma'rifat al-wuquf).
وَالأَخْذُ بِالتَّجْوِيدِ حَتْمٌ لاَزِمُ ۞ مَنْ لَمْ يُجَوِّدِ الْقُرْآنَ آثِمُ
"Mengamalkan tajwid adalah keharusan yang pasti; siapa yang tidak membaca Al-Qur'an dengan tajwid, ia berdosa."
Ibnul Jazari (w. 833 H), Al-Muqaddimah al-JazariyyahPara ulama membedakan dua hal. Mempelajari teori tajwid (istilah, pembagian hukum, dan sebagainya) hukumnya fardhu kifayah: cukup sebagian umat yang menguasainya. Adapun membaca dengan benar sesuai tajwid adalah kewajiban setiap pembaca sesuai kemampuannya.
Karena tajwid diambil dari lisan guru (talaqqi), membaca sendiri dari buku atau aplikasi tidak cukup. Inilah alasan LCA mengirim guru ngaji langsung ke rumah: agar setiap makhraj diperdengarkan dan dikoreksi, bukan sekadar dibaca.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Badruddin az-Zarkasyi (w. 794 H) membuka kitab Al-Burhan dengan pembahasan tentang ilmu-ilmu Al-Qur'an, dan salah satu yang paling awal ia bahas adalah ilmu Makkiyah dan Madaniyah.
Makkiyah adalah yang turun sebelum hijrah, walaupun turun di luar kota Makkah. Madaniyah adalah yang turun sesudah hijrah, walaupun turun di Makkah. Patokannya waktu, bukan tempat. Menurut hitungan yang masyhur, ada sekitar 86 surat Makkiyah dan 28 surat Madaniyah, dengan perbedaan pendapat ulama pada sebagian surat.
| Makkiyah | Madaniyah |
|---|---|
| Banyak seruan yā ayyuhan-nās (wahai manusia) | Banyak seruan yā ayyuhal-ladzīna āmanū (wahai orang beriman) |
| Menanamkan tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi | Menjelaskan hukum ibadah, muamalah, keluarga, dan negara |
| Ayat dan surat cenderung pendek, kuat iramanya | Ayat dan surat cenderung panjang dan rinci |
| Kata kallā hanya muncul di surat Makkiyah | Menyebut orang-orang munafik dan ahli kitab |
Manna' al-Qaththan menyebut beberapa faedahnya: membantu memahami tafsir, mengetahui ayat yang lebih awal dan yang lebih akhir dalam penetapan hukum, dan meneladani metode dakwah Al-Qur'an. Di Makkah, dakwah dimulai dari iman dan akhlak. Hukum yang rinci datang setelah iman kokoh.
Metode ini relevan bagi kerja dakwah di kampung. Sebelum menuntut, LCA memulai dengan sapaan: sensus dari pintu ke pintu, mendengar keadaan warga, lalu menawarkan belajar dengan cara yang ringan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Salah satu sisi kemukjizatan yang disebut para ulama adalah al-ikhbar bil-ghuyub: kabar tentang hal gaib, termasuk peristiwa yang akan datang, yang kemudian terbukti persis seperti dikabarkan.
غُلِبَتِ الرُّومُ فِي أَدْنَى الْأَرْضِ وَهُم مِّن بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ فِي بِضْعِ سِنِينَ
"Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat, dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang, dalam beberapa tahun lagi."
QS. Ar-Rum: 2–4Ayat ini turun di Makkah ketika Persia mengalahkan Romawi dan merebut wilayah Syam serta Baitul Maqdis. Kaum musyrikin bergembira, sebab Persia sama-sama penyembah selain Allah, sedangkan kaum muslimin bersedih karena Romawi adalah ahli kitab. Secara akal, kebangkitan Romawi saat itu tampak mustahil. Namun dalam rentang bidh'u sinin (antara tiga hingga sembilan tahun), Kaisar Heraklius berbalik mengalahkan Persia. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan riwayat bahwa kemenangan itu bertepatan dengan kemenangan kaum muslimin di Badar.
Surat Al-Lahab memastikan Abu Lahab akan masuk neraka, artinya ia akan mati dalam kekafiran. Surat ini turun bertahun-tahun sebelum kematiannya. Seandainya Abu Lahab sekadar berpura-pura masuk Islam, ia bisa "membantah" Al-Qur'an. Ia tidak pernah melakukannya, dan wafat dalam keadaan kafir setelah Perang Badar.
Al-Qur'an juga mengabarkan kaum muslimin akan memasuki Masjidil Haram dengan aman (QS. Al-Fath: 27), saat mereka baru saja tertahan di Hudaibiyah. Setahun kemudian kabar itu terwujud.
Kisah-kisah ini menguatkan keyakinan bahwa janji Allah tentang Al-Qur'an juga pasti, termasuk janji bahwa ia akan menjadi pemberi syafaat bagi pembacanya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Dalam At-Tibyan, an-Nawawi menyediakan bab khusus tentang adab pengajar dan pelajar Al-Qur'an. Jauh sebelumnya, Abu Bakr al-Ajurri (w. 360 H) menulis Akhlaq Hamalat al-Qur'an tentang akhlak para pembawa Al-Qur'an. Isinya terasa seperti ditulis untuk guru ngaji kampung hari ini.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
HR. Bukhari no. 5027Pesan an-Nawawi tentang guru yang tidak mencari dunia sejalan dengan kepedulian umat kepada guru. Para salaf mengajar dengan ikhlas, sementara masyarakat menjaga kecukupan mereka. Dari situ lahir Ihsanul Mas'ul dan program Peduli Guru Ngaji LCA: guru fokus mengajar, umat yang mencukupi.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Al-Qur'an berulang kali mengajak manusia memperhatikan dirinya dan alam semesta. Banyak muslim modern kagum ketika menemukan ayat yang selaras dengan temuan ilmu pengetahuan. Kekaguman ini baik, asalkan disertai kehati-hatian.
سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu benar."
QS. Fushshilat: 53Imam asy-Syathibi (w. 790 H) dalam Al-Muwafaqat mengingatkan agar Al-Qur'an tidak dibebani dengan pembahasan yang tidak dimaksudkan oleh bahasa Arab yang dipahami generasi pertama. Ulama kontemporer, termasuk M. Quraish Shihab dalam Mukjizat Al-Qur'an, merumuskan sikap yang seimbang:
Dengan rambu-rambu ini, isyarat ilmiah menjadi pintu tadabbur, bukan bahan perdebatan. Seperti diulas dalam kajian Al-Qur'an di Era Digital dan AI, kemudahan berbagi konten menuntut kita lebih teliti memeriksa sumber.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Membaca sendiri berpahala. Membaca bersama dalam satu majelis mendatangkan hadiah tambahan yang disebut Rasulullah ﷺ dalam satu hadits.
مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya."
HR. Muslim no. 2699An-Nawawi dalam At-Tibyan menjelaskan bahwa membaca berjamaah dan bergiliran (idarah) termasuk amalan yang dianjurkan, dan para salaf melakukannya. Bentuk "tadarus" yang kita kenal di bulan Ramadhan berakar dari sini.
Hadits ini menyebut "rumah Allah" (masjid), dan para ulama menjelaskan bahwa keutamaan berkumpul membaca Al-Qur'an juga bisa diharapkan di tempat lain yang bersih. Majelis-majelis LCA hadir di masjid, mushala, dan ruang tamu warga. Per Agustus 2026 ada 376 majelis aktif di Bandung Raya, dan setiap pertemuannya adalah undangan bagi sakinah dan rahmat.
Bentuk majelis di lingkungan AndaMateri ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Di bulan Ramadhan, banyak yang berlomba mengkhatamkan Al-Qur'an. Pertanyaan yang sering muncul: lebih utama banyak khatam, atau sedikit tetapi dipahami?
كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
"Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah, agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mendapat pelajaran."
QS. Shad: 29Abdullah bin Amr bin al-'Ash sangat bersemangat beribadah. Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya, "Bacalah Al-Qur'an (khatamkan) dalam sebulan." Ia berkata sanggup lebih dari itu, hingga Nabi ﷺ bersabda, "Bacalah dalam tujuh hari, dan jangan lebih cepat dari itu" (HR. Bukhari no. 5054 dan Muslim no. 1159). Dalam riwayat lain disebutkan, "Tidak akan memahami (Al-Qur'an) orang yang membacanya kurang dari tiga hari" (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).
Dalam At-Tibyan, an-Nawawi mencatat kebiasaan salaf yang beragam, dari dua bulan sekali hingga beberapa hari sekali. Kesimpulannya: ukurannya berbeda-beda bagi tiap orang. Yang mampu meraih pemahaman mendalam hendaknya membaca sekadar yang membuatnya paham. Yang punya tanggung jawab mengurus umat jangan sampai bacaannya melalaikan tugas itu. Selebihnya, perbanyak semampunya tanpa sampai bosan atau membaca terlalu cepat.
Tadarus online yang mendampingi penerima wakaf mushaf LCA berangkat dari semangat ini: mushaf tidak berhenti di lemari, tetapi dibaca, dikhatamkan, dan direnungi.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Target GENCAR adalah seluruh desa dan kelurahan di Bandung Raya. Per Agustus 2026, 85 dari 613 desa/kelurahan telah digarap.
Desa/kelurahan yang sudah digarap dari total di setiap kota/kabupaten
| Kota/Kab. | Kecamatan selesai | Desa/Kel. selesai | % selesai |
|---|---|---|---|
| Kota Cimahi | 3 / 3 | 14 / 15 | 93% |
| Kab. Bandung Barat | 6 / 16 | 49 / 165 | 29,7% |
| Kab. Bandung | 4 / 31 | 22 / 280 | 7,8% |
| Kota Bandung | 0 / 30 | 0 / 153 | 0% |
| Bandung Raya | 13 / 80 | 85 / 613 | 13,9% |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Per Juni 2026, sebagaimana dilaporkan di situs donasi GENCAR.
Periode bulan buku LCA: 26 Juli – 25 Agustus 2026. Disarikan dari laporan Syuro Sekretariat, Bendahara, dan Departemen.
| Indikator | Juli | Agustus | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Majelis aktif | 346 | 376 | +9% |
| Pertemuan belajar (KBM) | 2.641 | 3.011 | +14% |
| Santri mengaji | 917 | 900 | −2% |
| Relawan guru ngaji (KP, KC1, KC2) | 66 | 66 | tetap |
Angka setoran resmi menurut Laporan Bendahara Agustus 2026.
Selama periode ini Sekretariat mengirim 10.369 pesan siaran: kuitansi online, pemberitahuan pergantian petugas, kabar bagi donatur yang belum terkunjungi, dan kabar kepada 218 penerima wakaf.
Juni–September 2026, LCA menyensus ulang Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, tempat Kantor Pusat LCA berdiri.
Desa Tanimulya, Sensus Reborn 2026
| Status rumah | KK | Porsi |
|---|---|---|
| Tersensus | 3.606 | 50% |
| Rumah kosong saat dikunjungi | 2.952 | 41% |
| Non-muslim | 402 | 6% |
| Menolak | 303 | 4% |
| Total KK asli | 7.263 | 100% |
Banyak rumah kosong pada jam kunjungan. Karena itu, mulai bulan ini rumah kosong dicatat lebih rinci (kampung atau kompleks, hari, dan alasannya), dan LCA merekrut dua kader dari setiap wilayah sensus.
Sumber: Laporan Departemen Sensus Agustus 2026.
Gerakan LCA dijalankan oleh sekretariat, bendahara, tujuh departemen, dan dua komunitas. Setiap bulan, semuanya melaporkan kerjanya dalam syuro bulanan (bulan buku 26 s.d. 25).
Sekretariat mengelola data Penggerak, majelis, donatur, dan wilayah garapan, mengirim pesan siaran kepada donatur, serta menyusun agenda bulanan LCA.
Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Bendahara menghimpun setoran Tafaqur, infak, sedekah, dan wakaf, lalu menyalurkannya untuk program, operasional kantor, dan Ihsanul Mas'ul para Penggerak. Angka keuangan resmi LCA memakai versi Bendahara.
Juta rupiah, menurut Laporan Bendahara
Depsus menjalankan program pertama GENCAR: perizinan ke desa, RW, dan DKM; pendataan dari rumah ke rumah; serta rekap hasil sensus untuk tindak lanjut wakaf, pendidikan, dan Tafaqur. Sejak 2021 Depsus menyisir desa demi desa, misalnya Kertawangi dan Tugumukti (Juni 2021) serta Cigugurgirang dan Cihideung (September 2021).
Syuro bulan ini menetapkan: setiap petugas merekam contoh penyampaian kepada responden, merekrut dua kader dari tiap wilayah sensus, dan mencatat rumah kosong lebih rinci. Lihat hasil lengkap →
Depdik mengelola relawan guru ngaji, majelis, dan pertemuan belajar di semua kantor. Tugasnya meliputi monitoring aplikasi LCA Online, menindaklanjuti permintaan guru ngaji, rekrutmen relawan, dan pembinaan kode etik guru ngaji.
| Kecamatan | Desa | Majelis | Santri |
|---|---|---|---|
| Katapang | Sangkanhurip, Pangauban, Sukamukti, Cilampeni, Banyusari, Katapang, Gandasari, lintas wilayah | 228 | 674 |
| Margahayu | Margahayu Selatan, Sayati, Margahayu Tengah, Sukamenak | 89 | 223 |
| Margaasih | Lagadar, Margaasih, Nanjung, Cigondewah Hilir, Rahayu | 102 | 167 |
| Pameungpeuk | Langonsari, Bojongmanggu, Rancamulya, Sukasari, Rancatungku | 31 | 104 |
Sebaran ini menghitung majelis yang terdaftar di tiap desa, sehingga lebih besar dari jumlah majelis aktif. Kancab 2 juga menjalankan Dapur Umum untuk Penggerak yang bertugas hingga malam.
Tafaqur, Tabungan Infaq untuk program Al-Qur'an, adalah cara warga ikut menjaga GENCAR. Petugas mengunjungi donatur setiap bulan, mengambil infak, mengirim kuitansi online, dan mengingatkan tadarus. Kini juga tersedia kunjungan online.
Aplikasi petugas sedang dimigrasi agar rute kunjungan tampil di peta, rencana kunjungan disusun per pekan, dan ayat tilawah bisa dibaca langsung di aplikasi. Petugas Tafaqur juga mengikuti tarbiyah dan tahsin online sepekan sekali.
Departemen Wakaf menyalurkan mushaf terjemah, mushaf tanpa terjemah, terjemah Sunda, Juz 'Amma, dan Iqro' kepada warga yang membutuhkan berdasarkan data sensus. Pada periode Agustus 2026, wakaf disalurkan ke desa-desa di Cimahi Utara, Ngamprah, dan Cipatat, dengan nilai Rp2.436.000.
Wadah para muslimah LCA. Depkip punya Divisi Tarbiyah, Sensus, Silaturahim, dan Tafaqur. Agenda rutinnya tahsin dan ta'lim setiap Sabtu bersama Pembina, safari ta'lim, ikut sensus, polling tadarus, serta mengurus konsumsi pada Qurban Bahagia.
Dibentuk pada 2015 untuk menguatkan ekonomi para Penggerak. Unit usahanya meliputi sembako, pulsa, dan pembiayaan barang bagi anggota. Koperasi juga memasok beras untuk kantor cabang.
Rencana yang sedang berjalan: mengajak seluruh guru ngaji menjadi anggota, memakai aplikasi PayTren, dan memasarkan kavling serta perumahan.
Departemen IT dibentuk pada 2019 dan mengelola aplikasi serta situs LCA: aplikasi pendidikan LCA Online, aplikasi petugas sensus dan Tafaqur, serta situs GENCAR. Tim LCA Online memproduksi konten untuk TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, dan SnackVideo. Sejak 2025 LCA juga rutin siaran langsung, termasuk tahsin live di TikTok.
Komunitas Cinta Al-Qur'an Cerdaskan Masyarakat Indonesia adalah komunitas muslimah muda LCA. Anggotanya menjadi guru ngaji, petugas sensus, dan pengisi syiar. Program hariannya berawal dari 3T (tadarus, tahsin, ta'lim) dan kini dikembangkan menjadi program 5T, termasuk "Tadarus Every Day".
Kegiatannya meliputi ta'lim dan halaqoh online, Gebyar Ta'lim, tahsin live TikTok, ikut sensus, mengisi Instagram Story LCA, dan membantu Qurban Bahagia.
Komunitas kedua LCA, dibentuk pada 2023. Pengurusnya, Ihsan Fatahillah dan Kusnadi, juga aktif sebagai guru ngaji, petugas sensus, dan panitia Qurban Bahagia.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Selain program bulanan, LCA punya kegiatan tahunan yang mempererat Penggerak dan masyarakat: Qurban Bahagia, Imtihan, Pesantren Kilat, dan Rihlah Guru Ngaji bersama keluarga.
Setiap Iduladha, LCA mengirim proposal ke masjid-masjid di wilayah garapan. Masjid yang berkenan menitipkan sebagian daging qurban, juga kulit, kepala, dan kaki (K3). Di kantor LCA, hasil qurban ditimbang, dipotong, dikemas per 1 kg, disimpan di freezer, lalu disalurkan kepada keluarga guru ngaji, santri, dan warga yang membutuhkan. Hasil penjualan K3 menutup biaya kegiatan.
| Tahun | Tempat & panitia | Proposal / masjid | Perolehan |
|---|---|---|---|
| 1441 H / 2020 31 Juli – 1 Agustus | Ketua: Ahmad Syamsudin. Berlangsung 25 jam selama dua hari. | 72 masjid disebar, 45 masjid berpartisipasi | 187 kg daging; 4 ekor domba dari mudhohi |
| 1442 H / 2021 20–22 Juli | Rumah Batik Sekar Putri. Ketua: Akbar Wandani. Masa PPKM. | 250 proposal ke 166 masjid; 49 masjid berpartisipasi | 217 kg (391 bungkus); 473 bungkus didistribusikan |
| 1446 H / 2025 | Kancab 3 Padasuka. Ketua: Ihsan Fatahillah. 35 panitia dari semua departemen dan komunitas. | – | – |
| 1447 H / 2026 27 Mei | Proposal disebar oleh petugas Kantor Pusat dan Kancab 2. Ada juga Sedekah Qurban Khatulistiwa dan Tabungan Qurban bagi pengurus. | ±100 masjid | Rekap akhir menyusul |



لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya."
QS. Al-Hajj: 37



Ujian dan wisuda santri LCA. Imtihan ke-7 digelar pada Desember 2025.
Sanlat Ramadhan bagi santri dan masyarakat.
Bentuk kepedulian LCA kepada guru ngaji dan keluarganya: diajak rihlah bersama ke tempat wisata. Rihlah 2026 digelar pada Januari.
Pembukaan sensus di desa baru bersama warga, seperti Gebyar Sensus Cipatat.
Ta'lim guru ngaji, ta'lim per departemen, halaqoh, dan syuro bulanan.
Tahsin dan ta'lim lewat live TikTok.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Dokumentasi langsung dari lapangan: petugas mengetuk pintu rumah, mushaf sampai ke tangan penerima, santri diwisuda, dan daging qurban dikemas. Inilah ke mana infak Anda bekerja.















88 video pilihan dari kanal Lembaga Cerdas Al-Qur'an (@cerdaslca), dikelompokkan menurut program. Pilih program untuk menyaring.
Video kegiatan lengkap, seperti liputan sensus, Imtihan, Qurban Bahagia, dan tahsin live, tayang di kanal LCA:
Foto dari arsip Google Drive LCA. Wajah penerima manfaat ditampilkan sebagai dokumentasi penyaluran, sebagaimana kebijakan dokumentasi wakaf LCA.
Tim LCA Online memproduksi konten Al-Qur'an untuk lima platform prioritas: TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, dan SnackVideo.
Jumlah pengikut per 25 Juli 2026, menurut Laporan LCA Online periode 26 Juni – 25 Juli 2026.
Per 25 Juli 2026
Infak dan wakaf via QRIS atau transfer, beserta laporan dampak.
Play StoreAplikasi pendidikan: santri, guru, dan pertemuan belajar.
SitusSitus program GENCAR dan formulir relawan.
LinktreePeta kantor, situs, dan akun resmi.
ArsipArsip lama: Balai Al-Qur'an, Koperasi Mitra Berkah, Perpustakaan Cerdas.
GENCAR adalah sinergi. Setiap orang bisa mengambil peran sesuai kemampuannya.
Mengajar santri di rumah-rumah, didampingi pembinaan halaqoh dan tarbiyah.
Ikut menyusuri RT dan RW, mendata dan memotivasi keluarga.
Infak bulanan lewat Tafaqur, atau sesekali lewat transfer.
Menjadi tempat belajar, menerima mushaf, ikut tadarus online.
Perorangan atau lembaga yang membuka pos GENCAR di lingkungannya.
Membuka jalan ke desa baru, perusahaan, atau komunitas.
Pemerintah desa, MUI desa, DKM, atau tokoh masyarakat dapat mengundang LCA untuk silaturahim dan sosialisasi, seperti GENCAR Rancatungku pada Oktober 2025. Hubungi sekretariat.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Seluruh program LCA dibiayai titipan zakat, infak, sedekah, wakaf, dan hibah masyarakat. Karena itulah sensus, wakaf mushaf, dan guru ngaji ke rumah bisa diberikan gratis kepada masyarakat. Infak Anda memperpanjang jangkauan layanan gratis ke desa-desa berikutnya.
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
"Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak."
Doa malaikat setiap pagi, HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Komp. Tanimulya Indah Blok A2 No. 11, RT 01 RW 15, Desa Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat
Buka peta → Kantor Cabang 1 · sejak 2019Perum Taman Garuda Permai No. 95, RT 05 RW 11, Desa Ciptaharja, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat · 0813-2020-9511
Buka peta → Kantor Cabang 2 · sejak 2022Komp. Permata Sompok Asri Blok H No. 21, RT 04 RW 21, Desa Sangkanhurip, Kec. Katapang, Kab. Bandung
Buka peta → Kantor Cabang 3 · PadasukaJl. Suka Indah 8 No. 45 Blok A33, Komp. Padasuka Indah, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi
Buka peta →